Tips Belanja Online dalam Perspektif Provider Web Hosting

belanja online

Banyak pengalaman dan tips cara belanja online yang telah disampaikan dan berterbaran di internet berbagai website tapi bagaimana tips belanja online dalam perspektif provider web hosting? Berikut ini beberapa tips yang dapat kami sampaikan.

  1. Cek Informasi Kontak Kepemilikan Domain
    Kalau di dunia nyata jika anda bertanya tentang toko yang tidak anda ketahui lokasinya maka anda akan diberikan informasi alamat toko tersebut, tapi di dunia maya anda akan dihadapkan dengan nama domain yang merupakan alamat toko virtual yang biasanya anda akan kunjungi.

    Di dunia nyata alamat toko akan menjadi penting jika anda membeli produk yang bergaransi dimana anda bisa melakukan komplain hanya ke toko atau service center tempat anda membeli barang tersebut. Mengapa penting? Coba bayangkan barang yang baru anda beli kemudian rusak dan ternyata produsen produk tersebut tidak menyediakan service center. Bisa dipastikan anda akan kecewa berat.

    Di dunia maya pastikan anda mengecek informasi kontak kepemilikan nama domain, ini sebagai proses awal yang penting.

    Umumnya informasi kepemilikan nama domain ini bersifat terbuka yang terdiri dari informasi berupa Nama pemilik domain, Alamat, Telepon , Masa aktif domain dan lainnya. Biasanya informasi ini terkait dengan informasi alamat toko yang terletak di website.

    Jika informasi kontak tersebut berbeda dengan alamat yang tertera di website, anda perlu cek siapakah pemiliknya dan pastikan pemiliknya bukanlah seorang misterius bahkan mister x karena seperti yang anda ketahui saat ini era social media dan sangat mudah mencari nama atau alamat email yang terkait dengan akun social media tertentu tapi jika ternyata misterius meragukan dan tidak jelas maka anda harus berhati-hati.

    Anda dapat mengecek informasi kepemilikan domain menggunakan tools domain whois lookup ini
    Contoh hasil :
    detail whois pusathosting

  2. Cek Umur Nama Domain
    Tips belanja online berikutnya adalah cek umur domain yaitu sejak kapan domain tersebut di aktifkan. Semakin tua umur domain akan semakin dipercaya. Prinsip ini sudah umum dan termasuk mesin pencari-pun menggunakan prinsip ini sebagai salah satu algoritma-nya.Anda dapat melihat umur domain dengan menggunakan tools whois lookup sama seperti diatas.
  3. Cek Cache Histori Tampilan Website
    Nama domain tua umurnya belum tentu juga bisa dipercaya karena bisa saja nama domain tersebut didapatkan dari hasil lelang yang merupakan investasi milik si juru tukang parkir domain seperti sedo.com namedrive.com domainparking.com dll. Karena website yang menjual produk konsisten dalam kurun waktu lama biasanya adalah website yand dapat dipercaya. Maka itu, pastikan anda cek juga cache histori website dan anda akan mengetahui konsistensi toko online menjual produk tersebut

    Misalnya website ini pusathosting.com pada tahun 2007 telah memulai menjual domain dan web hosting meskipun website belum jadi.pusathosting 2007
    Link History klik : http://web.archive.org/web/20071001223954/http://pusathosting.com/Untuk pengecekan ini silahkan gunakan tools ini http://web.archive.org

  4. Cek Provider Web Hostingnya
    Anda pernah dapat SMS yang menyatakan bahwa anda menang undian yang diselenggarakan oleh provider seluler tertentu dan kemudian terdapat alamat website untuk mengecek pin undian? Betul? Nah banyak website penipuan atau website phising yang dihostingkan menggunakan jasa web hosting gratisan atau website builder dan sebagaian dari layanan tersebut membutuhkan respon lama dalam menangani kasus laporan phising dari pengunjung sehingga mengakibatkan website phising tumbuh subur.

    Hal itu tidak akan terjadi jika provider hosting atau web buildernya siap dan sigap. Oleh karena itu anda juga harus mengecek siapa provider hostingnya, sejak kapan mulai usaha dan bagaimana respon customer servicenya kemudian pertimbangkan.

  5. Terakhir Cek Perubahan DNS Domain
    Mengapa sering pindah kontrakan? Apakah karena kontrakan bermasalah, tidak betah atau sedang di cari oleh penagih hutang?Sama sepertihalnya website pemindahan dns ini kebanyakan identik dengan pergantian provide hosting. Yang mana website yang sering berpindah tempat hosting itu tidak baik.

    Efek yang biasa terlihat akibat adalah website down bisa jadi disebabkan perpindahan hosting atau memang website overload karena sudah membutuhkan sumber daya lebih tapi pemilik website tidak menghiraukan.Anda bisa mengecek status perubahan DNS domain menggunakan tools berikut ini http://whoisrequest.org/ contoh http://whoisrequest.org/history/taninelayan.com

Demikian adalah penjelasan tips belanja online dari perspektif provider web hosting, gunakan jasa web hosting selalu di pusathosting.com dan selamat berbelanja dan tetap waspada.

Share your vote!


Do you like this post?
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid

Subscribe / Langganan Artikel

Nama

Email Address

Dapatkan Info terbaru via Feedburner

Masukan email anda untuk mendapatkan artikel terbaru:

About Hadi Suwantoro

Sehari-hari ya bagian Monitoring, Review, Pembuat dokumentasi, Penulis tutorial dan Googling. Circle me

One thought on “Tips Belanja Online dalam Perspektif Provider Web Hosting

  1. khaylilla

    Heya!
    I’m At Work Browsing
    Your Blog From My New Iphone
    3gs!
    Just Wanted To Say I Love Reading
    Through
    Your Blog And Look Forward To All Your Posts! Keep
    Up
    The Superb
    Work! taruhan bola kita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *